Kebiasaan Buruk Berkendara Harus Anda Tinggalkan!
Asuransi Otomotif

Kebiasaan Buruk Berkendara Harus Anda Tinggalkan!

Mar 29, 2018 1 Comment

Coba ingat kembali berapa kilometer Anda berkendara dalam sehari? Baik berkendara di dalam atau luar kota dengan tingkat kemacetan yang lama atau jarak tempuh yang terlalu panjang seringkali membuat pengendara merasa lelah saat berkendara.  Kebiasaan buruk berkendara ini bisa memicu kecelakaan.

Sayangnya, beberapa pengendara tetap ‘tancap gas’ meski kondisi tubuh dan pikiran sudah tidak fokus. Biar cepat sampai tujuan seringkali dijadikan alasan.

Selain bisa mengancam nyawa Anda dan penumpang, kebiasaan buruk berkendara juga bisa membuat ‘nyawa’ kendaraan lebih pendek. Jika dibiarkan kendaraan akan cepat rusak meski usianya masih tergolong baru. Lalu jika tidak memberikan keuntungan bagi pengendara dan kendaraan, untuk apa kebiasaan buruk berkendara masih dilakukan? Lewat artikel ini, PasarPolis akan memberikan informasi mengenai kebiasaan buruk dalam berkendara yang terkadang pernah kita lakukan.

Simak Kebiasaan Buruk Berkendara yang Wajib Dihindari

Stereotype mengenai buruknya cara berkendara sempat menempel pada pengendara wanita. Apakah benar kebiasaan buruk berkendara ini hanya dilakukan oleh wanita?

1. Menggunakan Smart Phone

Larangan dan peringatan ini sepertinya tidak pernah berhenti untuk terus diingatkan. Namun, entah mengapa kebiasaan buruk berkendara ini masih saja dilakukan. Apalagi saat berkendara di jalan bebas hambatan di mana kecepatan dan jarak menjadi perhitungan matang. Belum lagi kedua tangan yang harus bekerja di kemudi dan kopling untuk mengatur laju kendaraan. Jika Anda menunggu telepon penting, sebaiknya pasang hands-free atau tekan tombol speaker phone. Jawab telepon tersebut dan katakan Anda sedang berkendara. Sebaiknya Anda segera menghubungi kembali setelah sampai tujuan. Penting diingat juga untuk tidak membalas instant messaging saat berkendara.

2. Melupakan Jarak Aman

Di jalan bebas hambatan, jarak aman kendaraan adalah 100 meter. Namun jika Anda berkendara di luar jalan bebas hambatan, beri jarak sekitar 3 detik dari kecepatan kendaraan. Sayangnya, beberapa pengendara yang kurang sabar dan terbiasa melakukan kebiasaan buruk berkendara menganggap jarak aman sebagai celah untuk menyalip. Padahal jika kebiasaan buruk berkendara tersebut dilakukan bisa memicu tabrakan beruntun.

3. Salah Mengambil Jalur

Entah secara sengaja atau memang tidak tahu jalur tujuan, namun kebiasaan buruk berkendara yang satu ini seringkali dilakukan karena malas mengantri. Untungnya saat ini denda dan peringatan keras diberlakukan sehingga siasat salah mengambil jalur mulai jarang dijadikan alasan pengendara. Jika Anda memang belum paham jalur yang akan dilalui sebaiknya gunakan GPS untuk mengarahkan jalan.

 4. Malas Menggunakan Pelindung Keselamatan

Baik helm atau sabuk pengaman, keduanya dirancang untuk menyelamatkan nyawa Anda. Namun dua alat ini dirasa membatasi ruang gerak. Apalagi jika harus memakai helm. Beberapa pengendara berpikir kurang keren bahkan dapat merusak tata rambut. Bagaimanapun, nyawa Anda menjadi prioritas saat berkendara. Jadi mulailah menggunakan pelindung keselamatan dan tinggalkan kebiasaan buruk berkendara.

BACA JUGA: Pilih Mana Asuransi Mobil All Risk atau Total Loss Only?

Selain kebiasaan buruk berkendara di atas ada beberapa kebiasaan buruk berkendara yang berdampak pada kendaraan. Misalnya, mencampur bahan bakar agar lebih hemat, tidak memanaskan mobil sebelum melaju, hingga kebiasaan menahan kopling saat tanjakan atau macet. Untuk itu, tidak hanya Anda yang membutuhkan proteksi dengan memiliki asuransi jiwa, kendaraan pun perlu dilindungi dengan asuransi kendaraan dari PasarPolis.

You Might Also Like

5 Cara Merawat Motor Kopling yang Benar

Tata Cara Klaim Asuransi Kesehatan di Indonesia, Pasti Diterima!

Berikut Adalah Resolusi Penting di 2018 Untuk Perlindungan Keluarga Anda

Behind the Brand: Aplikasi dengan User Interface terbaik 2018 GO-JEK

Tips Aman Berkendara di Jalan Tol untuk Pemula

Tips Merawat Motor Baru Agar Awet dan Mulus

Apa Itu Insurance Fraud? Pelajari Contoh Kasusnya di Sini

5 Persiapan Kendaraan untuk Mudik Lebaran

Jangan Biarkan Zika Merusak Liburanmu!

Mengenal Fintech dan E-Commerce Asuransi Pertama di Indonesia

Mengenal Jenis Asuransi Kesehatan Untuk Proteksi Diri Sedini Mungkin

Masa Depan Keluarga Tak Lengkap Tanpa Perlindungan Menyeluruh

Bagaimana Cara Klaim Asuransi Kendaraan yang Tepat?

5 Hal yang Harus Anda Lakukan Saat Motor Terendam Banjir

Kecelakaan? Tidak Perlu Khawatir Bila Anda Punya Perlindungan

Penting! Lakukan Perencanaan Ini Sebelum Membeli Rumah

5 Kiat Jitu Melancong Irit ke Singapura

Waspada Perampokan Modus Baru dengan Cara Ini

Inilah 7 Cara Merawat Apartemen

Apakah BPJS Saja Cukup? Inilah Perbandingan Asuransi vs BPJS

(Bukan) Cara Keluar Go Proteksi

Pentingnya Memiliki Asuransi Kesehatan Terbaik

Fintech Indonesia, Mudahkan Anda Miliki Asuransi dalam Sekejap

Sedia Payung Sebelum Hujan. Rencanakan dengan Asuransi, Sebelum Berantakan!

Apakah eCommerce Tepat Dalam Menjual Asuransi?

Asuransi Penyakit Kritis, Seberapa Penting?

7 Kegiatan Ngabuburit Seru Ini Wajib Anda Coba!

Liburan Pintar Menjelang Akhir Tahun

Macam-Macam Asuransi Kesehatan, Pilih yang Mana?

Begini Cara Memilih Asuransi Pendidikan Terbaik

Perlindungan Goproteksi Untuk Jaminan Perlindungan Mitra Gojek

Ketika Mudik, Lindungi Rumah Anda dengan 4 Cara Ini

Sebelum Pilih Asuransi Kesehatan Keluarga, Ketahui Hal Ini!

Inilah 5 Alasan Pentingnya Asuransi Saat Mudik

Cara Memilih Asuransi Perjalanan Terbaik

Layanan Asuransi Terbaik Secara Online? Simak Penjelasan Berikut

Penjelasan dan Trik Sukses Klaim Asuransi Perjalanan

7 Alasan Pentingnya Asuransi untuk Masa Depan

Manfaat dan Cara Klaim Asuransi Kecelakaan Diri

Pilih Mana Asuransi Mobil All Risk atau Total Loss Only?

Untung Tidak Jadi Berhenti Go Proteksi – Pengalaman Driver Sindy.M

5 Alasan Anda Butuh Asuransi Perjalanan

5 Keuntungan Membeli Asuransi Online

Seperti Ini Cara Membandingkan Asuransi Kendaraan Terbaik

Begini Cara Cepat Deteksi Mobil Bekas Banjir

Berbeda dari Manual, Inilah 8 Cara Merawat Mobil Matic

Leave a Reply