Begini Cara Cepat Deteksi Mobil Bekas Banjir
Otomotif

Begini Cara Cepat Deteksi Mobil Bekas Banjir

Nov 22, 2017 No Comment

Begini Cara Cepat Deteksi Mobil Bekas Banjir

Membeli mobil second bukanlah hal yang mudah. Butuh cukup banyak pertimbangan agar kendaraan roda empat tersebut layak untuk digunakan. Jika Anda berdomisili di Jakarta, ada satu risiko yang patut Anda perhatikan saat akan membeli mobil bekas pakai. Ya, apakah mobil yang Anda inginkan pernah terendam banjir?

Pada dasarnya, memang cukup sulit menebak mobil bekas banjir. Apalagi penjual biasanya akan “mendandani” mobilnya terlebih dahulu agar saat dijual tampak seperti baru. Untuk menghindari masalah ini, Anda harus mau sedikit repot untuk lebih teliti.

Cek 7 cara mendeteksi mobil bekas banjir berikut:

1. Cek Aroma Mobil

Perhatikan bau interior nya saat Anda pertama kali masuk mobil. Apakah tercium bau tidak sedap seperti air kali? Bila iya, ada kemungkinan mobil tersebut pernah terendam banjir. Bau ini disebabkan oleh bagian yang basah dan susah dibersihkan secara tuntas. Anda juga harus berhati-hati juga dengan parfum interior mobil yang berlebihan, karena mungkin digunakan oleh penjual untuk menyamarkan bau yang tidak normal.

2. Cek Endapan Lumpur

Membersihkan mobil bekas banjir bukanlah suatu hal yang mudah, seringkali ada beberapa tempat yang terlewatkan oleh penjual. Oleh karena itu, kita harus jeli memperhatikan endapan kotoran/lumpur yang tidak wajar pada sudut dan sela interior. Kotoran ini terbawa air banjir yang masuk ke dalam interior mobil. Tempat-tempat yang perlu diperhatikan contohnya adalah lubang kisi-kisi AC, sudut panel dashboard, penutup speaker, sela-sela dan rel jok mobil.

3. Teliti Interior dan Eksteriornya

Ciri yang paling signifikan dan sulit ditutupi dari mobil bekas banjir adalah eksteriornya berkarat. Lihat dengan teliti semua bagiannya, pastikan tidak ada karat yang tidak wajar atau menyeluruh pada body dan kolong. Pada interior, ada beberapa bagian yang perlu diperiksa, yakni karat pada jok mobil dan pedal.

4. Pastikan Kondisi Mesin Prima

Mobil bekas banjir juga rentan mengalami kerusakan mesin. Untuk mendeteksinya, perhatikan oli di dalam mesin mobil, apakah tercampur dengan air atau tidak. Lihat warna oli mesin, apabila warnanya coklat keputihan, itulah indikasi terkuat bahwa air pernah masuk ke dalam mesin. Selain warna oli, Anda juga perlu memperhatikan suara mesin mobil tersebut. Suara mesin yang belum diperbaiki setelah kena banjir akan terdengar lebih kasar dari normal.

5. Lihat Perangkat Elektronik Mobil

Selanjutnya, apakah perangkat elektronik mobil yang Anda incar semua masih berfungsi dengan baik? Perangkat elektronik tersebut meliputi AC, lampu, speedometer, audio, dan wiper. Di samping itu, pastikan juga lampu indikator EPS (Electric Power Steering) pada dashboard tidak menyala. EPS adalah komponen elektrik yang sering rusak jika terkena air. Apabila menyala, berarti benar mobil tersebut pernah terendam banjir.

6. Angkat Bagian Karpetnya

Jangan lupakan tips mengecek mobil bekas banjir yang satu ini. Meski sepele, tapi sangat terbukti benar membuktikan keraguan Anda. Angkat sedikit bagian karpet dan lihat apakah ada kotoran, pasir, dan noda bekas banjir. Biasanya air yang mengendap terlalu lama akan meninggalkan bekas yang tak terlihat di balik karpet dasar.

7. Jangan Tergiur Harga Murah

Terakhir, jangan tergiur harga murah. Sebab kebanyakan mobil bekas banjir dijual murah agar cepat memancing calon pembeli datang. Bisa saja itu berarti si penjual ingin mobil tersebut segera laku dan memindahkan masalah pada mobil tersebut kepada Anda sebagai pemilik barunya.

Seperti itulah cara mendeteksi mobil bekas banjir yang wajib Anda lakukan. Jika semua aman-aman saja, setelah Anda beli mobil tersebut, langsung asuransikan mobil Anda secepatnya. Asuransi kendaraan berfungsi bukan hanya untuk menjamin kecelakaan saja, namun juga kerusakan karena bencana alam seperti banjir yang rentan terjadi di Jakarta apalagi di musim hujan ini.

Mau beli asuransi kendaraan tanpa repot? PasarPolis solusinya. Pilih, bandingkan, dan beli langsung secara online melalui e-commerce asuransi pertama di Indonesia ini!

You Might Also Like

Perlindungan Goproteksi Untuk Jaminan Perlindungan Mitra Gojek

5 Persiapan Kendaraan untuk Mudik Lebaran

(Bukan) Cara Keluar Go Proteksi

Behind the Brand: Aplikasi dengan User Interface Terbaik 2018 GO-JEK

Sedia Payung Sebelum Hujan. Rencanakan dengan Asuransi, Sebelum Berantakan!

Bagaimana Cara Klaim Asuransi Kendaraan yang Tepat?

Tips Merawat Motor Baru Agar Awet dan Mulus

Tips Aman Berkendara di Jalan Tol untuk Pemula

Kebiasaan Buruk Berkendara Harus Anda Tinggalkan!

Berbeda dari Manual, Inilah 8 Cara Merawat Mobil Matic

Pilih Mana Asuransi Mobil All Risk atau Total Loss Only?

5 Cara Merawat Motor Kopling yang Benar

Untung Tidak Jadi Berhenti Go Proteksi – Pengalaman Driver Sindy.M

5 Hal yang Harus Anda Lakukan Saat Motor Terendam Banjir

Seperti Ini Cara Membandingkan Asuransi Kendaraan Terbaik