ShareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInEmail this to someone

Sejarah Asuransi di Indonesia

Asuransi secara global sudah memiliki umur ribuan tahun sejak diciptakan. Ternyata sejak dulu, orang sudah mengerti akan risiko dan berusaha untuk meminimalkan risiko yang terjadi dengan membuat perlindungan bersama.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, asuransi secara harfiah bermakna pertanggungan. Di dalam Undang-Undang (UU) Republik Indonesia ataupun Kitab Undang-Undang Hukum Dagang (KUHD), asuransi didefinisikan sebagai perjanjian yang dilakukan dua pihak ataupun lebih, di mana ada saling keterikatan antara penanggung dan tertanggung. Pihak penanggung menerima premi asuransi dari tertanggung sebagai wujud dari pergantian risiko yang dibayarkan kepada tertanggung yang diakibatkan adanya peristiwa tertentu pada masa mendatang.

Sejarah asuransi di Indonesia dibagi menjadi menjadi tiga periode, yaitu pada masa penjajahan Belanda, setelah kemerdekaan, hingga era modern seperti sekarang ini. Ketiganya memiliki beberapa momen penting yang sangat menarik bisa ikut Anda pahami. Penasaran?

Berikut Ini Penjelasan Sejarah Asuransi di Indonesia:

1. Sejarah Asuransi di Masa Penjajahan Belanda

Sejarah asuransi di Indonesia pertama kali tidak terlepas dari semakin berkembangnya bisnis pemerintah kolonial Belanda pada sektor perkebunan dan perdagangan. Pada masa tersebut, perkebunan rempah-rempah, tembakau dan kelapa sawit yang menjadi ciri khas tanaman di Indonesia tumbuh pesat. Pemerintah Belanda merasa perlu untuk menjamin kelangsungan bisnis mereka bisa berjalan dengan baik dan mendapatkan perlindungan terhadap risiko mulai dari proses panen sampai dengan pengiriman hasil panen tersebut ke negara mereka.

Sejak tahun 1845, Belanda mendirikan perusahaan asuransi di tanah air dengan nama Nederlands Indische Leven Verzekering en Liefrente Maatschappij (NILMIY). Namun produk dari perusahaan asuransi tersebut masih sangat terbatas. Hanya ada 2 produk yang ditawarkan, yakni jaminan risiko kebakaran dan pengangkutan. Sayangnya pula, asuransi saat itu hanya boleh dimiliki kaum elit saja.

2. Sejarah Asuransi Setelah Kemerdekaan

Kelak di kemudian hari setelah Indonesia merdeka, asuransi ini diambil alih pemerintah Indonesia dan berganti nama menjadi PT. Asuransi Jiwasraya. Disusul berikutnya terlahir pula Asuransi Jiwa Boemi Poetra 1912 pada tahun 1912.

Tidak cukup sampai disitu, demi kesejahteraan masyarakat pemerintah Indonesia juga membuat perusahaan-perusahaan baru yang bergerak di bidang asuransi seperti Asuransi Jasa Rahardja (yang berfokus pada risiko lakalantas), Perum Taspen (asuransi dan tabungan pegawai negeri), Perum Asabri (asuransi untuk AKABRI), dan Jamsostek (asuransi tenaga kerja perusahaan swasta).

3. Sejarah Asuransi di Era Modern

Asuransi di era modern Indonesia mulai menjadi bulan-bulanan dengan semakin banyaknya perusahaan asuransi yang berdiri di awal tahun 1980-an. Beberapa diantaranya seperti AIA, Allianz, Avrist, AXA, CIGNA, Prudential, dan Asuransi Sinar Mas hadir dan menawarkan berbagai macam produk perlindungan dan bahkan investasi. Hal ini semakin menambah alternatif pilihan bagi masyarakat untuk mendapatkan perlindungan terhadap risiko seperti yang diharapkan. Di sisi lain pemerintah juga semakin tanggap dengan kebutuhan masyarakat akan perlindungan sehingga mulai tahun 2014 ini lahir Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan sebagai gabungan fungsi dan peran dari Jamsostek dan Askes pada periode sebelumnya.

Sejarah asuransi belakangaan ini juga mencatat adanya terobosan baru yang diistilahkan dengan Fintech (Financial Technology) dan InsurTech (Insurance Technology). Besarnya peran Fintech dan InsurTech pada perkembangan dunia jasa perlindungan ini terlihat dari munculnya ecommerce asuransi beberapa tahun belakangan, salah satu pelopornya adalah PasarPolis. Peran e-commerce asuransi ini jelas memberi perubahan baik untuk Anda yang telah lama kesulitan memiliki asuransi yang tepat. Saat ini PasarPolis bekerja sama dengan Bank CIMB Niaga untuk mengadakan diskon hingga 15% khusus pengguna CIMB clicks. PasarPolis juga sudah bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk menjadi partner registrasi online secara gratis dan hanya dalam 3 menit saja untuk pendaftaran peserta BPJS Ketenagakerjaan. Tunggu apa lagi? Daftarkan diri untuk BPJS Ketenagakerjaan dan dapatkan asuransi yang Anda butuhkan sekarang bersama PasarPolis!

ShareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInEmail this to someone
Sejarah dan Perkembangan Asuransi Indonesia dalam Memperingati Hari Asuransi Nasional