ShareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInEmail this to someone

topik menarik seputar bpjs ketenagakerjaanSebagai pekerja pada sebuah perusahaan atau pun pemilik usaha dan pekerja mandiri, Anda wajib menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan sebagaimana diatur oleh pemerintah NKRI. Untuk Anda yang merupakan peserta yang bekerja di perusahaan, biasanya iuran kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dibayarkan dari perusahaan dengan pemotongan sekian persen dari total pendapatan Anda di perusahaan tempat Anda bekerja. Jika Anda merupakan pekerja mandiri atau pemilik usaha, Anda sendiri yang biasanya harus melakukan pendaftaran dan pembayaran kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

Mengapa pemerintah mengatur kewajiban para pekerja untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan? Karena pengertian dan kegunaan dari BPJS Ketenagakerjaan itu sendiri adalah demi masa depan tiap pekerja dan bangsa Indonesia secara keseluruhan. Marilah kita bahas lebih lanjut beberapa topik seputar BPJS Ketenagakerjaan berikut ini:

1. Apa Itu BPJS Ketenagakerjaan?

BPJS Ketenagakerjaan (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan) merupakan program publik yang bertujuan untuk memberikan perlindungan bagi tenaga kerja untuk mengatasi risiko sosial ekonomi tertentu dan penyelenggaraannya menggunakan mekanisme asuransi sosial. Dahulu lembaga ini bernama Jamsostek (Jaminan Sosial Tenaga Kerja) dan telah berganti nama menjadi BPJS Ketenagakerjaan per 1 Januari 2014.

2. Siapa Sajakah yang Berhak Mendapatkan Perlindungan BPJS Ketenagarkerjaan?

Yang berhak menjadi peserta dan mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan adalah  seluruh pekerja di Indonesia. Baik Anda yang bekerja di sektor formal seperti staff officer, manager dan lain sebagainya, maupun pekerja informal yang bekerja secara mandiri seperti pedagang, artis, dokter, tukang ojek, penjual online, dan lain-lain. Selain itu, BPJS Ketenagakerjaan juga memberikan perlindungan kepada Warga Negara Asing (WNA) yang telah bekerja di Indonesia lebih dari 6 bulan lamanya.

3. Mengapa BPJS Ketenagakejaan Itu Penting?

Salah satu pertanyaan seputar BPJS Ketenagakerjaan yang Anda atau orang lain tanyakan yaitu mengapa BPJS Ketenagakerjaan itu penting dan sangat diperlukan? BPJS Ketenagakerjaan dibuat dengan tujuan untuk memberikan perlindungan yang dapat menjamin masa depan Anda sebagai pekerja dan memberikan ketenangan selama atau sesudah Anda bekerja. Contoh risiko yang bisa terjadi pada Anda yang bekerja yaitu kecelakaan kerja, sakit, kematian, dan lain-lain yang bisa datang kapan saja dan di mana saja. Dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, Anda tidak harus menanggung beban dari risiko ekonomi tersebut sendirian dan kehidupan setelah masa pensiun pun terjamin.

4. Apa Saja Program BPJS Ketenagakerjaan?

Saat ini sudah ada 6 program BPJS Ketenagakerjaan yang bisa didapatkan sesuai dengan kebutuhan Anda:

a. Jaminan Hari Tua (JHT)

Manfaat program JHT yaitu peserta bisa mendapatkan uang tunai yang besarnya dari hasil nilai akumulasi iuran ditambah dengan hasil pengembangannya dan dibayarkan sekaligus apabila peserta telah mencapai usia 56 tahun, meninggal dunia, mengalami cacat total tetap, terkena PHK atau mengundurkan diri disaat sudah memasuki usia pensiun.

b. Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK)

Program JKK dapat memberikan manfaat pelayanan kesehatan yaitu santunan berupa uang. Dengan program ini, peserta mendapat perlindungan atas risiko-risiko kecelakaan kerja yang terjadi dalam hubungan kerja, termasuk jika terjadinya kecelakaan yang terjadi dalam perjalanan dari rumah menuju tempat kerja atau sebaliknya dan juga penyakit yang disebabkan oleh lingkungan kerja.

c. Jaminan Kematian (JKM)

Manfaat dari program JKM diperuntukkan bagi ahli waris dari peserta program BPJS Ketenagakerjaan yang meninggal dunia bukan karena kecelakaan kerja. Jadi apabila tenaga kerja alias peserta BPJS Ketenagakerjaan merupakan pencari nafkah keluarga, pihak ahli waris tidak akan terlantar kehidupan nya setelah pencari nafkah meninggal dunia. Jika peserta sudah memiliki masa iuran minimal 5 tahun, maka akan diberikan juga beasiswa pendidikan anak.

d. Bukan Penerima Upah (BPU)

Program BPU adalah program yang diperuntukkan untuk mereka yang bekerja dengan melakukan kegiatan atau usaha ekonomi secara mandiri untuk memperoleh penghasilan dari usahanya tersebut. Misalnya, photographer, montir, supir angkot, pedagang, dokter, penjual online, dan lain-lain. BPU bisa mendapatkan hasil program JHT, JK dan JKK seperti mereka yang menerima upah atau bekerja di sebuah perusahaan.

e. Jasa Konstruksi

Kepesertaan dari program ini diperuntukan khususnya bagi pekerja di bidang usaha jasa konstruksi, baik itu pekerja lepas, borongan, maupun perjanjian kerja waktu tertentu. Sebelum memulai pekerjaan, para peserta biasanya di daftarkan oleh pemborong bangunan (kontraktor) untuk program JKK dan JKM.

f. Jaminan Pensiun

Program jaminan pensiun bermanfaat untuk memberikan kehidupan yang sesuai bagi para peserta dan/atau ahli warisnya dengan memberikan penghasilan setiap bulannya setelah peserta memasuki usia pensiun, mengalami cacat total tetap, atau meninggal dunia.

5. Apakah Ada Manfaat Tambahan Menjadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan?

Selain mendapatkan manfaat dari masing-masing 6 program yang telah disebutkan di atas, BPJS Ketenagakerjaan juga memiliki manfaat tambahan yaitu, bantuan pinjaman uang untuk pembelian rumah, program beasiswa bagi anak pegawai atau pekerja tak mampu dan pelatihan untuk menurunkan risiko kecelakaan kerja. Manfaat tambahan ini bisa digunakan untuk Anda yang sudah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan minimal selama 5 tahun lamanya.

Itulah beberapa topik seputar BPJS Ketenagakerjaan yang mungkin sering Anda dan orang lain tanyakan. Jika Anda belum terdaftar menjadi peserta, yuk, segera daftarkan diri Anda melalui partner e-registrasi BPJS Ketenagakerjaan pertama dan satu-satunya di PasarPolis. Pendaftaran ini dapat dilakukan secara gratis dan hanya dalam 3 menit. Tunggu apa lagi? Segera lindungi masa depan Anda dan keluarga dengan mendaftarkan diri menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan!

ShareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInEmail this to someone
Topik Menarik Seputar BPJS Ketenagakerjaan