ShareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInEmail this to someone

5 upaya pencegahan stroke yang paling sederhanaStroke menjadi salah satu penyakit yang juga cukup membahayakan nyawa seseorang. Beberapa tahun silam di Malang, Jawa Timur, bahkan 700 orang dinyatakan meninggal dunia karena stroke. Sebelumnya, apa itu stroke? Gambaran stroke secara umum dalam ilmu kedokteran adalah kondisi dimana pasokan darah ke otak terputus akibat penyumbatan atau pembuluh darah yang pecah, sehingga sel-sel pada sebagian area di otak pun mati.

Penyakit yang sering kali disebabkan oleh tekanan darah tinggi ini juga memiliki dampak cukup memprihatinkan. Tak sedikit pengidap stroke bahkan harus mengalami lumpuh, gangguan psikologis, hingga kematian. Itulah mengapa stroke tidak boleh dianggap enteng, terlebih penyakit tersebut bisa menyerang siapapun tanpa pandang bulu. Simak 5 upaya pencegahan stroke yang bisa Anda lakukan dari sekarang berikut ini:

1. Menjaga Tekanan Darah

Karena tekanan darah tinggi penyumbang terbesar risiko stroke pada pria dan wanita, maka pencegahan stroke paling sederhana bisa dimulai dengan menjaga tekanan darah supaya tidak lebih dari 120 (angka atas) dan tidak kurang dari 80 (angka bawah). Untuk menjaga tekanan darah, tentu Anda perlu menjaga gaya hidup, seperti:

  • Mengurangi asupan garam dalam makanan, jangan lebih dari 1.500 miligram per hari (sekitar setengah sendok teh).
  • Hindari makanan tinggi kolesterol, seperti daging berlemak, burger, keju, dan es krim.
  • Perbanyak konsumsi buah-buahan dan sayuran, konsumsi ikan dua sampai tiga kali seminggu dan beberapa porsi biji-bijian dan susu rendah lemak.

2. Menurunkan Berat Badan

Pencegahan stoke selanjutnya adalah menurunkan berat badan. Disamping tekanan darah tinggi, obesitas juga erat kaitannya dengan risiko stroke. Sebab lemak yang berlebih pada tubuh akan tertimbun pada dinding pembuluh darah. Timbunan lemak itulah yang akhirnya membuat pembuluh darah menyempit dan tersumbat. Oleh karenanya, cara efektif untuk mencegah stroke adalah menjaga berat badan menjadi ideal tidak terlalu kurus maupun tidak terlalu gemuk.

3. Rajin Berolahraga

Sebuah studi menemukan bahwa seseorang yang berjalan setidaknya tiga jam dalam seminggu memiliki risiko terkena stroke lebih kecil dibandingkan dengan wanita yang tidak melakukannya. Jika Anda tidak mempunyai waktu untuk berolahraga, lakukanlah beberapa gerakan olahraga ringan minimal 10 menit setiap hari seperti sit up, squats, push up, atau lunges.

4. Rutin Memeriksa Tekanan Darah

Hal lain yang bisa Anda lakukan dalam upaya pencegahan stroke yakni dengan rutin memeriksa tekanan darah. Sederhana, bukan? Ya, sebisa mungkin lakukan pemeriksaan ini minimal sebulan sekali. Apabila ternyata tekanan darah cenderung tinggi, Anda pun bisa mengantisipasi risiko stroke lebih cepat. Biasanya pada orang yang memiliki tekanan darah tidak normal, tubuh akan memberi ‘sinyal’ berupa rasa pusing, mata berkunang-kunang dan lain sebagainya.

5. Hindari Rokok dan Alkohol

Beberapa orang yang sering merokok atau mengonsumsi alkohol mungkin merasa pencegahan stroke ini cukup berat. Namun, cobalah pertimbangkan kembali dampak buruknya yang sangat merugikan kesehatan Anda. Risiko stroke jelas bisa meningkat dua kali lipat jika Anda masih ‘setia’ dengan kedua hal ini. Rokok dan alkohol sendiri sangat dipantangkan karena zat berbahaya di dalamnya mampu mempersempit arteri hingga membuat darah cenderung menggumpal.

Selain kelima upaya pencegahan stroke di atas, wujud proteksi terhadap kesehatan tubuh juga bisa bisa Anda lakukan dengan memiliki asuransi kesehatan. Seberapa besar manfaat asuransi kesehatan? Singkat kata, memudahkan hidup Anda. Buktikan dengan langsung memiliki asuransi kesehatan yang paling tepat untuk Anda melalui PasarPolis.

ShareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInEmail this to someone
5 Upaya Pencegahan Stroke yang Paling Sederhana