Cara Tepat Lakukan Olahraga Saat Puasa
Kesehatan

Cara Tepat Lakukan Olahraga Saat Puasa

May 30, 2017 No Comment

Bulan Ramadhan sudah tiba. Ketika berpuasa, tentunya perubahan pada aktivitas yang seperti saat tidak berpuasa. Saat puasa, sangat disarankan untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat menguras banyak energi, karena tentu hal tersebut dapat mengganggu puasa yang sedang dijalankan. Salah satu aktivitas yang dihindari oleh banyak orang saat berpuasa adalah olahraga. Sebenarnya ketika puasa, Anda masih tetap bisa melakukan olahraga. Namun, mengingat kondisi tubuh selama berpuasa berbeda dengan saat tidak berpuasa, pelaksanaannya bisa dibuat berbeda dengan kondisi di saat tidak berpuasa. Lantas, bagaimana cara melakukan olahraga yang baik di saat bulan ramadhan? Ikuti 5 cara berikut ini:

Cara Yang Baik Untuk Olahraga Saat Puasa

1. Lakukan Olahraga Ringan

Sejatinya tujuan olahraga adalah untuk kesehatan tubuh dan tidak ada ketentuan jika ingin mempunyai tubuh yang sehat harus melakukan olahraga yang berat. Karena itu, saat berpuasa jangan paksakan untuk melakukan olahraga berat. Lakukanlah olahraga yang ringan saja seperti jogging, jalan kaki, bersepeda, stretching (peregangan), atau senam.  Olahraga berat justru akan menguras tenaga Anda dan membuat tubuh menjadi lemas. Keringat yang berlebihan juga bisa membuat dehidrasi.

2. Perhatikan Asupan Makanan yang Dibutuhkan

Ketika Ramadhan, pola makan pasti tidak sama dengan disaat tidak berpuasa. Saat Ramadhan, tubuh memiliki waktu dua kali makan, yakni pada saat sahur dan berbuka puasa. Selain itu, porsi makan juga mengalami perubahan. Usahakanlah untuk tetap memakan makanan dalam jumlah atau porsi yang sama seperti hari biasanya. Jangan berlebih dan jangan kekurangan. Disarankan pula untuk makan makanan yang mengandung zat gizi karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan mineral untuk memenuhi kebutuhan gizi yang dibutuhkan tubuh.

3. Perbanyak Minum

Kemungkinan mengalami dehidrasi saat berolahraga bisa saja terjadi. Ditambah jika Anda melakukannya saat cuaca sedang panas. Untuk mencegah dehidrasi, diperlukan asupan cairan ke dalam tubuh yang cukup. Disarankan untuk mengkonsumsi cairan sebanyak 1,5 hingga 2 liter per hari. Selain itu, sebaiknya Anda membatasi aktivitas yang berlebihan di siang hari guna menghindari dehidrasi. Olahraga saat puasa di siang hari bisa menyebabkan keluarnya cairan tubuh melalui keringat yang berlebih sehingga menyebabkan dehidrasi.

4. Waktu yang Tepat untuk Olahraga

Ketika sedang menjalankan puasa, janganlah melakukan aktivitas fisik yang menguras tenaga disaat pagi dan siang hari. Karena tenaga yang Anda peroleh  pada waktu makan sahur akan habis di tengah hari. Akibatnya, Anda akan merasa lemas, kelaparan, dan dehidrasi sebelum waktu berbuka tiba. Disarankan waktu yang tepat untuk melakukan olahraga saat puasa adalah sore hari, saat menjelang berbuka puasa. Lakukan olahraga ringan setiap sore selama 15-20 menit saja.

Namun, ada pula yang menyarankan waktu terbaik untuk melakukan olahraga saat puasa adalah pada saat setelah berbuka puasa. Hal ini karena setelah berbuka puasa tubuh memperoleh energi kembali dari makanan dan minuman. Dari dua waktu tersebut, semua  kembali lagi pada keinginan, kebutuhan, dan kondisi tubuh Anda dalam melakukan olahraga saat puasa.

5. Perhatikan Durasi Tidur

Agar tubuh tetap sehat ketika menjalani puasa, diperlukan waktu tidur yang cukup. Idealnya durasi tidur untuk orang dewasa yakni 7-9 jam per hari. Waktu tidur yang kurang bisa memengaruhi kinerja tubuh dan mungkin bisa mengganggu puasa yang sedang dijalankan.

Setelah tahu cara yang tepat untuk melakukan olahraga saat puasa, janganlah bermalas-malasan melakukan aktivitas fisik yang menyehatkan ini. Tentunya bila ingin puasa yang dijalankan berjalan lancar, bukan hanya olahraga rutin saja yang harus dijalankan, tapi dengan menerapkan pola makan sehat dan istirahat yang cukup bisa membantu Anda menjalankan puasa dengan sehat. Selain itu, melakukan langkah antisipasi dengan memiliki asuransi kesehatan perlu juga dilakukan karena datangnya penyakit kadang tidak bisa dihindari.

Bagaimana cara memilih Asuransi kesehatan yang tepat? Kredibilitas perusahaan penyedia jasa asuransi adalah poin pertama yang perlu diperhatikan. Kemudahan persyaratan dan prosedur klaim adalah pertimbangan selanjutnya.  Perhatikan jenis asuransi kesehatan dengan riwayat kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan keluarga di masa depan. Terakhir, sesuaikan pembayaran premi dengan kemampuan.

Untuk menghemat waktu dan tenaga, gunakan layanan yang tersedia di situs www.pasarpolis.com supaya Anda bisa membandingkan manfaat dan harga dari berbagai perusahaan asuransi. Setelah memilih polis asuransi kesehatan yang sesuai, pembelian dapat Anda lakukan secara cepat dan mudah melalui gadget Anda.

You Might Also Like

Cara Mengecilkan Perut Buncit Pada Wanita dalam 30 Menit

Macam-Macam Asuransi Kesehatan, Pilih yang Mana?

Memilih Makanan Terbaik untuk Ibu Hamil

Jangan Terlambat! Kenali Penyebab dan Cara Mencegah Kanker Serviks

Cara Menangani Darah Rendah dengan Cepat dan Tepat

Simak apa saja asuransi khusus perempuan modern masa kini

Cegah Kanker Sedini Mungkin, Begini Caranya!

5 Olahraga Ibu Hamil yang Cocok

Hati-Hati, 5 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Lebaran!

Mitos & fakta Seputar Down Syndrome

Tips Mudah Mengatasi Batuk Kering Tanpa Ke Dokter

Waspadai 5 Jenis Kanker Karena Stres Bekerja Ini!

Waspadai Penyakit Difteri, Bahaya yang Mengintip

Sayangi Jantung Anda dengan Cara Ini

Bolehkah Ibu Hamil Makan Daging Kambing? Yuk Simak Pembahasannya!

Cara Mengobati Sesak Napas Pada Anak

Seperti Ini Menu Sehat Puasa untuk Sahur & Berbuka

5 Cara Mudah Memeriksa Kesehatan Jantung Sendiri

Cegah Stroke, Inilah Penanganan Darah Tinggi yang Tepat

Gejala Anemia dan Penyebabnya

5 Olahraga yang Bisa Kamu Lakukan Tanpa Harus ke Gym

Apakah Anda Sering Stres? Hati-hati! Tingkat Stres yang Tinggi Pelan-pelan Akan Menyebabkan Depresi

4 Resolusi Kesehatan di Tahun Baru

Menjaga Kesehatan Selama Liburan? Ini Rahasianya!

Sering Buang Air Kecil? Temukan Penyebab dan Cara Mengatasinya

Mengenal Gejala dan Penyebab Penyakit TBC

Cara agar Cepat Hamil? Berikut adalah Kiatnya!

Penyebab Penyakit Lupus yang Wajib Anda Tahu

Ingin Jadi Pendonor Darah? Penuhi Persyaratan Ini

Mau Sehat? Hindari Makanan Penyebab Asam Urat Ini

Bahaya! Hindari 7 Makanan Pemicu Kanker Ini

Yuk Mengenal gejala Penyakit Stunting Pada Anak !

Hindari 7 Makanan Penyebab Kolestrol Tinggi Ini!

Jangan Malu, Intip Gejala Penyakit Kelamin Pada Wanita

7 Alasan Pentingnya Asuransi untuk Masa Depan

Keriput Muncul Sebelum Waktunya? Ini Dia Rahasia Awet Muda!

Sayang Anak, Obati Radang Tenggorokannya dengan Cara Ini

Kenal Lebih Dalam Gejala Penyakit Liver

Insomnia Test! Mungkin Ini Penyebab Kamu Kesulitan Tidur

Belum Terlambat! Lakukan 3 Pengobatan Kanker Serviks Ini

Tips Mengatasi Berat Badan Setelah Lebaran Tanpa Diet

Tata Cara Klaim Asuransi Kesehatan di Indonesia, Pasti Diterima!

Waspadai Gejala Penyakit Saat Puasa

Cara Mengatasi Susah Tidur Di Usia 30an

Asuransi Penyakit Kritis, Seberapa Penting?

Kenali Campak dan Rubella, Serta Cara Mencegahnya

Jangan hiraukan penyebab Osteoporosis berikut ini

7 Tips Menjaga Kesehatan Selama Bulan Puasa

Peringatan Hari Hepatitis Sedunia, Kenali dan Cegah Penyakitnya

Penyakit Diabetes: Dapatkah Sembuh Secara Total?

Seperti Apa Gejala Usus Buntu? Berikut Ini 7 Ciri-cirinya

Telapak Tangan Berkeringat Sangat Banyak? Baca Ini!

Mengenal Jenis Asuransi Kesehatan Untuk Proteksi Diri Sedini Mungkin

5 Upaya Pencegahan Stroke yang Paling Sederhana

5 Cara Mengatasi Ngantuk Saat Bekerja, Dijamin Ampuh!

Lihat Gejala Stroke Ringan Ini dan Cara Pencegahannya

Cara Waspadai Penyakit Musim Hujan yang Menyerang Anak-Anak

7 Fakta Penyakit Lupus yang Perlu Kamu Ketahui

Inilah Cara Menjaga Berat Badan Agar Tetap Ideal dan Sehat

Cara Mengatasi Keputihan secara Tepat

Trik Menikmati Hidangan Idul Adha Tanpa Kolesterol Naik

Dapatkan Obat Diabetes Alami dari Tumbuhan Ini

Tips Mengatasi Bahaya Kolesterol Setelah Lebaran

Cara Menjemur dan Manfaat Sinar Matahari untuk Bayi

Leave a Reply