Asuransi Penyakit Kritis, Seberapa Penting?
Asuransi Kesehatan

Asuransi Penyakit Kritis, Seberapa Penting?

May 08, 2017 No Comment

Terdengar kurang umum, asuransi penyakit kritis memang tak banyak diketahui khalayak ramai. Asuransi penyakit kritis (critical illness) sendiri merupakan perlindungan yang akan memberi Anda santunan berupa uang tunai, jika sewaktu-waktu Anda terdiagnosa suatu penyakit kritis. Jenis penyakit kritis yang termasuk dalam perlindungan ini bervariasi, tergantung kebijakan masing-masing pihak asuransi. Contohnya kanker, serangan jantung, stroke, atau gagal ginjal.

Perbedaan Asuransi Penyakit Kritis dan Asuransi Kesehatan

Beberapa orang mungkin berpikir kalau asuransi penyakit kritis hampir sama dengan asuransi kesehatan. Dengan persepsi tersebut, asuransi penyakit kritis lantas dianggap tidak penting dan akhirnya terabaikan. Padahal kedua jenis asuransi ini jelas berbeda, terutama dari benefit yang diberikan. Seperti apa perbedaannya?

Asuransi kesehatan hanya akan mengganti biaya pengobatan Anda saat sakit, seperti biaya operasi atau rawat inap di rumah sakit. Tanggungannya tentu saja tidak mencakup pengobatan penyakit kritis. Sedangkan dalam asuransi penyakit kritis seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, Anda berhak atas uang tunai yang diberikan untuk memenuhi segala kebutuhan, jika sewaktu-waktu Anda terdiagnosa suatu penyakit kritis. Dari santunan berupa uang tunai tersebut, Anda bahkan bisa menggunakannya sebagai biaya hidup saat kondisi fisik tak lagi memungkinkan untuk bekerja.

Adapun manfaat asuransi penyakit kritis adalah sebagai berikut:

  1. Membiayai pengobatan/perawatan penyakit kritis, baik di dalam maupun di luar rumah sakit.
  2. Mengganti biaya pengobatan/perawatan penyakit kritis.
  3. Mengganti biaya lain di luar pengobatan/perawatan.
  4. Mengganti penghasilan yang hilang selama itu atau karena tidak bisa bekerja, yang dijadikan sebagai Dana Pengganti Penghasilan.
  5. Melindungi dan mencegah kehilangan aset dan jeratan utang.
  6. Membiayai cicilan/utang yang masih ada atau masih belum terlunaskan.
  7. Mengurangi beban biaya kehidupan sehari-hari keluarga.
  8. Menambah dana aset keluarga untuk kebutuhan sehari-hari demi masa depan yang lebih jelas.
  9. Mengganti sebagai dana pendidikan anak ke depan, dikarenakan putusnya dana pendidikan yang sedang disiapkan akibat orang tua yang mengalami penyakit kritis.
  10. Memelihara dan memberikan rasa kepercayaan diri dalam menjalani hidup.

Sebelum Memiliki Asuransi Penyakit Kritis, Pahami 4 Hal Berikut

Selain mengetahui pentingnya asuransi penyakit kritis, jangan lupa juga untuk mengecek berbagai fitur pada polis tersebut. Ada 4 hal yang harus Anda perhatikan ketika hendak membeli asuransi penyakit kritis, yaitu:

1. Cakupan Penyakit Kritis

Pertama, ketahui penyakit kritis apa saja yang masuk ke dalam cakupan polis asuransi. Sebab, rata-rata perusahaan asuransi tidak mencakup menanggung semua penyakit kritis. Tentunya makin banyak cakupan penyakit, harga premi nya juga makin tinggi.

2. Pengecualian

Ketahui pula pengecualian, seperti hal-hal yang tidak ditanggung dalam polis. Lalu berapa lama waktu tunggu sebelum klaim diajukan. Di beberapa perusahaan asuransi, lama waktu tunggu ini diperkirakan 30 hari dari tanggal berlaku polis dan survival period 7 hari dari terdiagnosa penyakit kritis.

3. Proses Klaim

Sebelum memiliki asuransi penyakit kritis, pastikan proses klaimnya juga tidak merepotkan. Dengan kata lain, paling tidak perusahaan asuransi tersebut langsung memproses klaim setelah diagnosa penyakit kritis Anda terilis. Proses klaim merupakan salah satu hal terpenting, maka pilihlah yang paling memudahkan Anda.

4. Jangka Waktu Perlindungan

Jangan lupa perhatikan jangka waktu perlindungan yang akan Anda peroleh dari asuransi penyakit kritis tersebut. Semakin lama jangan waktu perlindungannya, tentu akan lebih baik karena Anda akan terlindungi dari risiko penyakit kritis seumur hidup.

Pemahaman Anda terhadap produk asuransi penyakit kritis sangat diperlukan apalagi jika penyakit kritis nya berkepanjangan misalnya gagal ginjal yang menyebabkan pasien harus cuci darah setiap minggu seumur hidup, kanker atau stroke hingga lumpuh separuh badan dan kelangsungan hidup nya memerlukan biaya. Tentunya semua ini memerlukan biaya perawatan yang terus menerus. Jadi wujud proteksi penyakit kritis ini penting untuk masa depan.

Untuk Anda yang belum memiliki asuransi, bandingkan manfaat, harga dan cek  secara detail apa saja jenis-jenis asuransi yang baik untuk Anda miliki di PasarPolis.com. Bila ada pertanyaan, maka Insurance Specialist PasarPolis siap membantu Anda via telepon, Whatsapp, dan online chat.

You Might Also Like

Apakah BPJS Saja Cukup? Inilah Perbandingan Asuransi vs BPJS

Telapak Tangan Berkeringat Sangat Banyak? Baca Ini!

Pentingnya Memiliki Asuransi Kesehatan Terbaik

Gejala Anemia dan Penyebabnya

5 Kiat Jitu Melancong Irit ke Singapura

Sering Buang Air Kecil? Temukan Penyebab dan Cara Mengatasinya

Fintech Indonesia, Mudahkan Anda Miliki Asuransi dalam Sekejap

7 Fakta Penyakit Lupus yang Perlu Kamu Ketahui

Ketika Mudik, Lindungi Rumah Anda dengan 4 Cara Ini

Peringatan Hari Hepatitis Sedunia, Kenali dan Cegah Penyakitnya

Bagaimana Cara Klaim Asuransi Kendaraan yang Tepat?

Masa Depan Keluarga Tak Lengkap Tanpa Perlindungan Menyeluruh

Jangan Biarkan Zika Merusak Liburanmu!

Yuk Mengenal gejala Penyakit Stunting Pada Anak !

Cara Menangani Darah Rendah dengan Cepat dan Tepat

Sedia Payung Sebelum Hujan. Rencanakan dengan Asuransi, Sebelum Berantakan!

Begini Cara Memilih Asuransi Pendidikan Terbaik

Pilih Mana Asuransi Mobil All Risk atau Total Loss Only?

(Bukan) Cara Keluar Go Proteksi

Untung Tidak Jadi Berhenti Go Proteksi – Pengalaman Driver Sindy.M

Cara Menjemur dan Manfaat Sinar Matahari untuk Bayi

Simak apa saja asuransi khusus perempuan modern masa kini

Tips Mengatasi Bahaya Kolesterol Setelah Lebaran

Apakah Anda Sering Stres? Hati-hati! Tingkat Stres yang Tinggi Pelan-pelan Akan Menyebabkan Depresi

Kenal Lebih Dalam Gejala Penyakit Liver

Mau Sehat? Hindari Makanan Penyebab Asam Urat Ini

Kebiasaan Buruk Berkendara Harus Anda Tinggalkan!

Seperti Ini Menu Sehat Puasa untuk Sahur & Berbuka

Manfaat dan Cara Klaim Asuransi Kecelakaan Diri

Tata Cara Klaim Asuransi Kesehatan di Indonesia, Pasti Diterima!

Cara Mengobati Sesak Napas Pada Anak

Dapatkan Obat Diabetes Alami dari Tumbuhan Ini

5 Alasan Anda Butuh Asuransi Perjalanan

4 Resolusi Kesehatan di Tahun Baru

Sebelum Pilih Asuransi Kesehatan Keluarga, Ketahui Hal Ini!

5 Olahraga Ibu Hamil yang Cocok

Cara Memilih Asuransi Perjalanan Terbaik

5 Upaya Pencegahan Stroke yang Paling Sederhana

Behind the Brand: Aplikasi dengan User Interface terbaik 2018 GO-JEK

Waspadai 5 Jenis Kanker Karena Stres Bekerja Ini!

Cegah Kanker Sedini Mungkin, Begini Caranya!

7 Tips Menjaga Kesehatan Selama Bulan Puasa

Sayangi Jantung Anda dengan Cara Ini

5 Cara Mudah Memeriksa Kesehatan Jantung Sendiri

Mengenal Gejala dan Penyebab Penyakit TBC

Liburan Pintar Menjelang Akhir Tahun

Jangan hiraukan penyebab Osteoporosis berikut ini

Jangan Terlambat! Kenali Penyebab dan Cara Mencegah Kanker Serviks

7 Kegiatan Ngabuburit Seru Ini Wajib Anda Coba!

Hati-Hati, 5 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Lebaran!

Cara Mengatasi Keputihan secara Tepat

Inilah Cara Menjaga Berat Badan Agar Tetap Ideal dan Sehat

Cara Tepat Lakukan Olahraga Saat Puasa

Cegah Stroke, Inilah Penanganan Darah Tinggi yang Tepat

Mitos & fakta Seputar Down Syndrome

Penjelasan dan Trik Sukses Klaim Asuransi Perjalanan

Memilih Makanan Terbaik untuk Ibu Hamil

Hindari 7 Makanan Penyebab Kolestrol Tinggi Ini!

Berikut Adalah Resolusi Penting di 2018 Untuk Perlindungan Keluarga Anda

Keriput Muncul Sebelum Waktunya? Ini Dia Rahasia Awet Muda!

Bahaya! Hindari 7 Makanan Pemicu Kanker Ini

Trik Menikmati Hidangan Idul Adha Tanpa Kolesterol Naik

Cara agar Cepat Hamil? Berikut adalah Kiatnya!

Belum Terlambat! Lakukan 3 Pengobatan Kanker Serviks Ini

Penyebab Penyakit Lupus yang Wajib Anda Tahu

Penting! Lakukan Perencanaan Ini Sebelum Membeli Rumah

Cara Mengecilkan Perut Buncit Pada Wanita dalam 30 Menit

Sayang Anak, Obati Radang Tenggorokannya dengan Cara Ini

Seperti Apa Gejala Usus Buntu? Berikut Ini 7 Ciri-cirinya

Apa Itu Insurance Fraud? Pelajari Contoh Kasusnya di Sini

Waspadai Penyakit Difteri, Bahaya yang Mengintip

Tips Mengatasi Berat Badan Setelah Lebaran Tanpa Diet

Cara Mengatasi Susah Tidur Di Usia 30an

5 Olahraga yang Bisa Kamu Lakukan Tanpa Harus ke Gym

Tips Mudah Mengatasi Batuk Kering Tanpa Ke Dokter

Jangan Malu, Intip Gejala Penyakit Kelamin Pada Wanita

Cara Waspadai Penyakit Musim Hujan yang Menyerang Anak-Anak

Perlindungan Goproteksi Untuk Jaminan Perlindungan Mitra Gojek

Layanan Asuransi Terbaik Secara Online? Simak Penjelasan Berikut

Macam-Macam Asuransi Kesehatan, Pilih yang Mana?

Kecelakaan? Tidak Perlu Khawatir Bila Anda Punya Perlindungan

Ingin Jadi Pendonor Darah? Penuhi Persyaratan Ini

Menjaga Kesehatan Selama Liburan? Ini Rahasianya!

Mengenal Fintech dan E-Commerce Asuransi Pertama di Indonesia

5 Keuntungan Membeli Asuransi Online

5 Cara Mengatasi Ngantuk Saat Bekerja, Dijamin Ampuh!

Waspada Perampokan Modus Baru dengan Cara Ini

Inilah 5 Alasan Pentingnya Asuransi Saat Mudik

Inilah 7 Cara Merawat Apartemen

Lihat Gejala Stroke Ringan Ini dan Cara Pencegahannya

Apakah eCommerce Tepat Dalam Menjual Asuransi?

Bolehkah Ibu Hamil Makan Daging Kambing? Yuk Simak Pembahasannya!

Insomnia Test! Mungkin Ini Penyebab Kamu Kesulitan Tidur

Kenali Campak dan Rubella, Serta Cara Mencegahnya

Waspadai Gejala Penyakit Saat Puasa

Mengenal Jenis Asuransi Kesehatan Untuk Proteksi Diri Sedini Mungkin

7 Alasan Pentingnya Asuransi untuk Masa Depan

Penyakit Diabetes: Dapatkah Sembuh Secara Total?

Leave a Reply