Berita Investasi & Keuangan

Memaknai Sejarah Hari Ibu dengan Ide Seru Ini

Dec 14, 2016 1 Comment

sejarah-hari-ibu

Ibu, peran yang dijalankan wanita ini lumrahnya meninggalkan kesan mendalam tidak hanya di hati keluarga namun juga kerabat dekat di sekitarnya. Kesabaran, kekuatan, dan semangat Ibu seolah tidak ada batas, sehingga sosok Ibu dinilai sebagai wanita luar biasa dan penting bagi kita untuk memaknai sejarah Hari Ibu.

Tidak hanya di Indonesia, hampir di seluruh dunia memberikan penghargaan untuk sosok Ibu yang biasanya diperingati saat Hari Ibu. Secara internasional, Hari Ibu diperingati setiap pekan kedua di bulan Mei. Namun, tanggal peringatan Hari Ibu di setiap negara berbeda-beda karena berkaitan dengan sejarah Hari Ibu. Bagaimana dengan sejarah Hari Ibu di Indonesia? Simak artikel PasarPolis berikut ini dengan seksama.

 

Mengingat Kembali Sejarah Hari Ibu di Indonesia

Sejarah Hari Ibu berawal di tahun 1928 di mana saat itu digelar Kongres Perempuan Indonesia pertama yang berlangsung tanggal 22-25 Desember. Bertempat di Gedung Dalem Jayadipuran, Yogyakarta, kongres tersebut dihadiri sekitar 30 organisasi wanita dari 12 kota di Jawa dan Sumatera. Organisasi wanita di Indonesia telah ada sejak 1912. Organisasi ini lahir karena terinspirasi dari semangat pahlawan wanita di abad ke-19 seperti Martha Christina Tahahu, Dewi Sartika, Nyai Ahmad Dahlan. Untuk itu, Kongres Perempuan Indonesia diadakan untuk meningkatkan hak-hak perempuan di bidang pendidikan dan pernikahan.

Di tahun 1938, Presiden Soekarno menetapkan Hari Kartini yang hingga kini dirayakan setiap tanggal 21 April. Peringatan Hari Kartini merupakan perayaan terhadap emansipasi perempuan. Namun, penetapan ini menimbulkan protes karena Kartini dianggap hanya berjuang di Jepara dan Rembang. Sementara banyak pahlawan wanita lain yang serupa seperti Kartini.

Sebagai solusi dari protes ini, Presiden Soekarno meresmikan tanggal 22 Desember sebagai Hari Ibu. Menurut sejarah Hari Ibu, tanggal 22 Desember 1953 bertepatan dengan ulang tahun ke-25 Kongres Perempuan Indonesia. Akhirnya, di bawah Dekret Presiden No. 316 tahun 1953, lahirlah sejarah Hari Ibu untuk merayakan semangat wanita Indonesia dalam meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara.

 

Memahami Makna Sejarah Hari Ibu

Salah satu makna yang bisa diambil dari sejarah Hari Ibu adalah mengingatkan kembali untuk semakin menghargai peran Ibu. Jika belum paham makna dari sejarah Hari Ibu, coba perhatikan aktivitas Ibu atau istri Anda selama satu hari penuh. Jika ia seorang full-time mom tanpa bantuan asisten rumah tangga, jam berapa ia bangun untuk membersihkan rumah, menghidangkan makanan, dan memastikan keperluan seluruh anggota keluarga terpenuhi. Sedangkan jika Ibu Anda seorang working mom bayangkan bahwa ia harus membagi pikiran dan tenaga untuk mengurus rumah dan kantor. Nah, sekarang Anda tentu paham betapa besarnya semangat, kesabaran, dan kekuatan yang dimiliki seorang Ibu?

Dengan memahami makna sejarah Hari Ibu, Anda akan semakin menghargai peran Ibu dan mencari banyak cara untuk menunjukkan perhatian sebagai bentuk sayang dan terima kasih. Penting diingat bahwa untuk menghargai peran Ibu tidak perlu menunggu Hari Ibu. Perhatian kecil yang diberikan akan membakar semangat dan kekuatan seorang Ibu untuk terus ‘berjuang’ merawat Anda dan keluarga.

 

Ide Perayaan Hari Ibu yang Simpel

Kosongkan agenda Anda di tanggal 22 Desember agar bisa meluangkan waktu seharian dengan Ibu. Memanjakan Ibu bukan berarti sekadar memberikan hadiah. Kehadiran Anda disampingnya justru memiliki arti yang tak tergantikan.

1. Buket Bunga

Siapkan buket bunga favorit Ibu dan tuliskan perasaan Anda di kartu ucapan sehari sebelumnya. Jika Ibu Anda masih bekerja, letakkan buket di meja kantor untuk membangitkan mood-nya selama bekerja. Namun jika Ibu Anda seorang full-time mom, letakkan buket di samping tempat tidurnya. Ia pasti akan tersenyum di pagi hari melihat buket dan membaca kartu ucapan Anda.

2. Masak Hidangan Favorit Ibu

Meski keterampilan masak pas-pasan dan rasa masakan yang Anda buat juga biasa-biasa saja, namun niat dan usaha Anda untuk memasak hidangan favorit Ibu akan dihargai. Sehari sebelumnya, coba pelajari resep favorit-nya terlebih dulu dan belanja keperluaan masakan tersebut.

3. Bebaskan dari Tugas

Sebulan sebelumnya, minta Ibu untuk mengambil cuti dari pekerjaan agar Anda bisa meluangkan waktu seharian dengannya. Anda juga bisa membebaskan Ibu dari tugas rumah yang biasa ia lakukan. Pesan satu sesi spa bersama Ibu agar ia merasa rileks.

 

Dengan memahami sejarah Hari Ibu yang dipaparkan lewat artikel PasarPolis ini, Anda pun dapat menyadari bahwa peran Ibu selayaknya diberikan penghargaan setinggi mungkin. Merayakan Hari Ibu, bisa menjadi salah satu wujud rasa sayang Anda.

You Might Also Like

Behind the Brand: Aplikasi dengan User Interface Terbaik 2018 GO-JEK

Simak apa saja asuransi khusus perempuan modern masa kini

Investasi yang Menjanjikan 2017 ini Wajib Anda Pelajari

5 Ide Bisnis Kreatif 2017 yang Bisa Bikin Anda Sukses!

Mengapa Hari Musik Nasional jatuh pada tanggal 9 Maret?

Topik Menarik Seputar BPJS Ketenagakerjaan

Trik Cara Mengerjakan Psikotes Mudah dan Lancar

Harbolnas: Belanja Diskon Tanpa Bikin Dompet Jebol

BPJS Kesehatan: Hal Positif & Negatif yang Perlu Kamu Ketahui

Simak Keberuntungan Anda dengan Ramalan Shio 2017

Behind the Brand: Citilink

PasarPolis.com Gandeng Broker dalam Pengembangan Bisnis Asuransi Digital

Banjir yang Selalu Menghantui Jakarta: Tiga Hal yang Harus Kamu Ketahui

Trik Jitu Menjadi Pengusaha Sukses dengan Modal Kecil

Sedia Payung Sebelum Hujan. Rencanakan dengan Asuransi, Sebelum Berantakan!

Peluncuran Kerja Sama dengan 3 Unicorn Terbesar

Memperingati Hari Pahlawan, Kenali Makna Dan Sejarahnya

Bagaimana membedakan berita hoax atau yang asli

Tidak Perlu Ke Jepang Lihat Sakura, 5 Tempat Sakura Ini Ada di Indonesia Loh

Cara Mengatur Keuangan Keluarga dengan Dua Anak

Tips Merayakan Tahun Baru Agar Tidak Hanya di Rumah

Apakah eCommerce Tepat Dalam Menjual Asuransi?

Gaji 2 Juta Sampai 3 Juta Ingin Beli Mobil? Wujudkan dengan Tips Ini!

5 Jajanan Gorengan Hits yang Lagi Ngetrend Saat Ini

Mengenal Fintech dan E-Commerce Asuransi Pertama di Indonesia

Harbolnas, Hari Terbaik Untuk Belanja Online

Asal Usul Hari Guru Nasional di Indonesia

Mengenal Insurtech Secara Mudah dan Kelebihannya

Mau Sukses Di Usia Muda? Intip 5 Tips Sukses dari Pendiri Snapchat!

Sejarah Tahun Baru Imlek

7 Tradisi Unik Hari Raya Imlek di Indonesia

Berencana Menikah? Lakukan 5 Perencanaan Keuangan Ini

6 Manfaat BPJS Ketenagakerjaan untuk Masa Depan Anda

Peringatan Hari Hepatitis Sedunia, Kenali dan Cegah Penyakitnya

Temukan Arti Kemerdekaan Sesungguhnya di Sini!

Ide Kado Natal yang Unik Ini Harus Anda Coba!

Diskon Harbolnas 2017 Produk Asuransi di Pasarpolis

Hari Guru Nasional, Mari Ikut Menyemarakkan Peringatannya

Inilah 3 Jenis Pekerjaan dan Keahlian yang Paling Dicari Tahun 2017

Syarat-Syarat Kredit Rumah dengan BPJS Ketenagakerjaan

Jangan Bangkrut Sebelum Waktunya. Penting Untuk Anda Terapkan!

Cara Mengatur Uang Dalam Waktu Satu Bulan

Perbandingan Handphone Oppo F7 dan Vivo V9

Fintech Indonesia, Mudahkan Anda Miliki Asuransi dalam Sekejap

Leave a Reply