ShareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInEmail this to someone

penyebab penyakit lupus

Penyakit lupus atau biasa disebut juga dengan penyakit autoimun merupakan penyakit yang disebabkan karena kelebihan kekebalan tubuh. Sistem kekebalan tubuh (imunitas) yang berlebihan tersebut menyerang jaringan dan organ tubuh sendiri. Biasanya bagian tubuh yang diserang adalah kulit, sendi, sel darah, paru-paru, dan jantung.

Seperti Anda ketahui, sistem kekebalan tubuh berfungsi untuk melindungi tubuh dari bakteri dan virus.  Namun pada penderita penyakit lupus, sistem kekebalan tubuh justru menyerang sistem organ yang ada di dalam tubuh. Karena ketidakseimbangan imunitas yang terjadi di dalam tubuh, maka penyakit lupus termasuk  penyakit yang tidak menular namun berpotensi mematikan.

Gejala penyakit lupus yang utama umumnya berupa ruam kulit di area pipi kanan dan kiri serta di batang hidung. Gejala ini biasa disebut butterfly rash. Gejala lainnya adalah rasa lelah yang ekstrem bahkan setelah cukup beristirahat. Gejala utama yang sering ditemukan adalah rasa nyeri yang muncul pada persendian tangan dan kaki. Bahkan rasa nyeri ini bisa berpindah dengan cepat dari sendi satu ke sendi lain.

Selain gejala utama di atas, penderita penyakit lupus mungkin saja mengalami sariawan yang terus muncul, demam hingga di atas 38⁰C, tekanan darah tinggi, sakit kepala, rambut rontok, sakit dada, napas pendek, mata kering, pembengkakan pada pergelangan kaki, hingga hilang ingatan. Lewat artikel ini, PasarPolis selain memberikan informais mengenai lupus, juga memberikan informasi mengenai penyebab penyakit lupus.

Waspada, Inilah Penyebab Penyakit Lupus

Penyebab penyakit lupus berkaitan dengan kondisi autoimun di mana tubuh tidak bisa membedakan antara bakteri jahat dan bakteri baik. Seharusnya sistem kekebalan tubuh (imunitas) menghancurkan bakteri jahat (biasanya berupa virus atau kuman). Namun pada penderita penyakit lupus, sistem kekebalan tubuh tersebut malah menyerang sel, jaringan, dan organ tubuh yang sehat.

Meski penyebab penyakit lupus belum diketahui dengan pasti, namun sebagian besar pakar kesehatan menganggap penyebab penyakit lupus karena tiga faktor ini:

1. Genetika

Mutasi genetika kemungkinan menjadi pemicu penyebab penyakit lupus. Gen yang termutasi tersebut umumnya berhubungan dengan fungsi tertentu dari sistem kekebalan tubuh. Pada mutasi genetik perubahan yang terjadi pada gen DNA dan RNA. Bahkan beberapa penelitian membuktikan bahwa jika salah satu anak kembar identiK menderita penyakit lupus, maka saudara kembarnya memiliki risiko 25% terkena penyakit lupus.

2. Lingkungan

Meski belum terbukti secara luas, namun faktor lingkungan dipercaya menjadi penyebab penyakit lupus. Salah satu faktor lingkungan tersebut dalah perubahan hormon saat puber atau hamil. Selain itu paparan sinar matahari juga merupakan indikasi penyebab penyakit lupus. Mengapa? Orang yang rentan sinar matahari bisa menimbulkan lesi pada kulit. Lesi merupakan istilah kedokteran yang merujuk pada keadaan jaringan yang abnormal pada tubuh.

3. Obat-obatan

Beberapa jenis obat yang di konsumsi secara berlebihan seperti obat anti-kejang, obat tekanan darah, serta antibiotik. Namun jika gejala lupus timbul karena mengonsumsi obat-obatan tersebut, biasanya akan hilang jika berhenti minum obat tersebut.

Demikian artikel PasarPolis yang membahas tentang penyebab munculnya penyakit lupus. Meski para pakar kesehatan masih meneliti penyebab penyakit lupus yang paling kuat namun penting diketahui bahwa penyakit yang mematikan ini umumnya menyerang wanita usia produktif (15-40 tahun). Jadi jika Anda wanita muda yang sedang sakit (apalagi terdapat ruam) namun tidak juga sembuh, besar kemungkinan Anda terkena lupus. Segera konsultasikan dengan dokter untuk antisipasi sejak dini.

ShareShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInEmail this to someone
Penyebab Penyakit Lupus yang Wajib Anda Tahu

4 thoughts on “Penyebab Penyakit Lupus yang Wajib Anda Tahu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *